Tag: tes sidik jari

  • INTERPRETASI GAYA MOTIVASI DALAM SIDIK JARI

    Pada dasarnya, teori Maslow (1954) adalam mengenai kebutuhan dasar (the basic needs), bukan mengenai motivasi. Namun, teori ini kemudian dikenal sebagai teori motivasi Maslow. Mengapa demikian? Adakah hubungan kebutuhan (needs) dengan motivasi sehingga meskipun yang dibicarakan Maslow adalah needs, hal itu disebut juga dengan motivation? Pada diri manusia, ada sejumlah kebutuhan dasar, yang mau tidak…

  • SEMINAR TES SIDIK JARI DI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIBRAW MALANG

    TES SIDIK JARI Pada tanggal 16 September 2012 tepatnya pada hari Minggu, Fakultas Psikologi UNIBRAW Malang melaksanakan Seminar Fingerprint Test/ Tes sidik Jari di gedung Fakultas Psikologi UNIBRAW Malang dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Psikologi. SEMINAR TES SIDIK JARI Yang pertama untuk di percaya membuka acara seminar tentang Fingerprint Test/ Tes Sidik Jari adalah…

  • INTERPRETASI HASRAT DORONGAN INTRINSIK (PERSONAL DRIVE)

    Interpretasi mengenai hasrat dorongan intrinsik (personal drive) lebih ditekankan pada kecepatan dan volume data informasi yang ditransmisikan pada sistem neuron, yaitu pada fungsi reseptor dan fungsi motoriknya. Hubungan transmisi ini ada dua jenis: pengiriman data informasi yang diterima ke otak dan pengiriman pengolahan data otak ke otot. Metode analisis sidik jari akan menghitung kecenderungan antara distribusi…

  • INTERPRETASI GAYA BEKERJA (WORKING STYLE)

             Setiap orang memiliki keunikan dalam mengekspresikan perbedaan kemampuan daya respons di dalam mengelola suatu jenis pekerjaan yang sesuai dengan karakteristik fungsi- fungsi pada bagian cerebral lobe otaknya. 1. Kemampuan Manajerial dipengaruhi lobus pre- fontal yang mengatur pusat koordinasi fungsi asosiasi. Cara kerja fungsi asosiasi membuat seseorang memiliki kemampuan perencanaan, analisis, penilaian, inovasi, serta penanganan…

  • INTERPRETASI GAYA BELAJAR (LEARNING STYLE)

              Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, sesuai dengan daya respons otaknya. Namun, tidak ada orang yang bodoh atau lamban dalam menerima pelajaran. Kebutuhan seseorang utnuk belajar disesuaikan dengan metode pembelajaran tertentu. Metode pembelajaran yang baik disesuaikan dengan daya respons tinggi pada fungsi-fungsi bagian otak yang lebih dominan.             Metode…