Apa Perbedaan Coaching dan Training?

Coachingdanmentoring, coachingandcounseling, acoachingleader, coachingbisnis, coachingbusiness, coachingbisnisonline, coachingclass, coachingcounselingmentoring, ecoachingleadership, coachingfinancial, trainingbisnisonline, trainingoftrainers, trainingqualitycontrol,

outbound training program outbound training meaning, outbound training games, outbound training adalah, outbound and training, outbound training di batu malang, outbound training di batu, outbound training di jawa timur, outbound training for students, fungsi outbound training, outbound training team games, outbound malang, outbound adalah, outbound di batu,

www.tips-indonesia.com/087836152078

Coaching Mastery 087836152078

Kalau dalam dunia training, kita lebih banyak top down, tapi dalam dunia coaching kita banyak bottom up. Lebih banyak menggali daripada memberi. Lebih banyak bertanya daripada memberitahu.

Namun beberapa orang merasa bahwa coaching menjadi tidak powerful ketika seorang coach asal bertanya. Malah terkesan ‘kepo’ dan ‘mbulet’. Memang seorang coach harus punya ilmu bagaimana cara bertanya yang benar, sehingga bisa menggiring ‘coachee’ untuk menemukan solusi. Ada beberapa cara bertanya yang harus anda pelajari, yang akan saya bahas dalam tulisan-tulisan saya berikutnya.

Kalau dalam dunia training, biasanya seorang trainer memposisikan diri sebagai subjek dan peserta training sebagai objek (trainer centris). Trainer sering memposisikan dirinya lebih pinter, lebih hebat, lebih sukses dan sejenisnya. Namun kalau dalam dunia coaching, prinsipnya adalah kesetaraan, bahkan cenderung ‘client centris’.

Beda berikutnya, kalau training cenderung massal. Tapi kalau coaching cenderung personal. Semakin personal semakin maksimal. Kenapa semakin personal semakin maksimal? Ya kembali ke kodrat dari coaching itu sendiri: menggali, memfasilitasi dan mengontrol.

bisa melihat definisi coaching sebagai berikut:

“Melatih, mengajar, menginstruksikan, memberikan saran kepada tim atau seseorang untuk mencapai tujuan tertentu.”

seperti itulah definisi coaching secara bahasa. Definisi seperti ini sangat membuat kita sebagai orang awam sangat sulit membedakan apa perbedaan antara seorang coach dengan seorang instruktur.

Seorang Coach untuk dapat mendengarkan secara aktif di level yang lebih dalam maka membutuhkan sebuah pondasi. Pondasi yang dimaksud adalah hadir sepenuhnya. Seluruh indra menangkap seluruh percakapan dengan cochee. Bukan saja hanya mendengarkan, tapi melihat dengan mata lebih dalam, merasakan seperti yang dirasakan coachee, tapi jangan larut.

Info Selengkapnya: 085855494440/087836152078

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.