PENDAHULUAN

Banyak orang yang tidak mengetahui potensi yang ada dalam dirinya, sehingga mereka menjalani kehidupan ini berdasarkan keinginan semata, bukan pertimbangan yang berdasar. Pilihan hidupnya pun tidak sesuai dengan potensi, minat dan bakat yang dimiliki sehingga mereka melalui kehidupannya dengan tidak maksimal, bahkan cenderung menemui kegagalan. Ketika gagal mereka menyalahkan orang lain dan lingkungannya padahal sesungguhnya dikarenakan ketidaktahuan tentang potensi dirinya.

Dalam praktek, misalnya siswa SMA yang akan memilih jurusan. Setidaknya ada tiga jurusan yang bisa dipilih, yaitu IPA, IPS atau Bahasa. Kebanyakan orang tua menginginkan anaknya masuk jurusan IPA meskipun anak tersebut tidak menginginkannya atau potensi anak tersebut bukan di jurusan IPA.  Contoh lainnya ketika anak akan melanjutkan ke perguruan tinggi, seringkali jurusan-jurusan yang berhubungan dengan IPA yang “dipaksakan” oleh orang tua. Misalnya kedokteran, teknik dan sejenisnya. Padahal memilih jurusan yang tidak sesuai dengan minat dan potensi anak akan menyebabkan kegagalan di masa depan. Kalau toh berhasil, cenderung tidak alami dan kurang aksimal: sulit untuk menjadi seorang yang betul-betul profesional.

Di dunia kerja, banyak orang yang bekerja setengah hati sehingga aktivitas pekerjaanya tidak maksimal. Hal ini bisa disebabkan karena berbagai macam hal. Salah satu penyebab yang paling menentukan adalah tidak sesuainya pekerjaan yang dilakukan dengan potensi diri. Potensi-potensi diri yang seharusnya bisa dikembangkan dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa akan menjadi redup dan padam karena tidak menemukan lahan aktualisasi diri yang sesuai.

Oleh karena itu kami hadir untuk membantu Anda dalam mengenali diri sendiri demi memaksimalkan potensi yang ada di dalam diri. Kami memiliki layanan untuk mengetahui potensi diri secara cepat, tepat dan akurat. Dengan melalui test sidik jari (fingerprint) maka kami bisa mengetahui potensi yang luar biasa dalam diri Anda. Metode membaca sidik jari yang kami miliki adalah dengan menggunakan teknologi yang dianalisis oleh tim psikologi yang berpengalaman. Dengan mengetahui potensi diri  maka Anda akan dengan lebih mudah dan tepat dalam merencanakan karir di masa depan.

SEKILAS DERMATOGLYPHIC

Dermatoglyphic-dari bahasa Yunani, derma berarti kulit dan glyph ukiran- adalah ilmu pengetahuan yang berdasar teori epidermal atau ridge skill (garis-garis pada permukaan kulit, jari-jari, telapak tangan, hingga kaki). Dermatoglyphic mempunyai dasar ilmu pengetahuan yang kuat karena didukung penelitian sejak 300 tahun yang lalu. Para peneliti menemukan epidermal ridge memiliki hubungan yang bersifat ilmiah dengan kode genetik dari sel otak dan potensi inteligensia seseorang. Penelitian dimulai oleh Govard Bidloo pada tahun 1685. Lalu, berturut-turut dilakukan oleh Marcello Malpighi (1686), J.C.A. Mayer (1788), John E. Purkinje (1823), Dr. Henry Faulds’ (1880), Francis Galton (1892), Harris Hawthorne Wilder (1897), Noel Jaquin (1958).

Beryl B. Hutchinson tahun 1967 menulis buku berjudul Your Life in Your Hands, sebuah buku tentang analisis tangan. Terakhir, hasil penelitian Beverly C. Jaegers (1974), sidik jari tercermin dalam karakteristik dan psikologi seseorang. Hasil penelitian mereka telah dibuktikan di bidang antropologi dan kesehatan. Pola sidik jari manusia sangat unik dan dipengaruhi oleh proses pembentukannya secara genetik. Menurut Al Gaan, praktisi fingerprint test, sidik jari manusia tidak akan pernah berubah, dan berhubungan erat dengan perkembangan sistem saraf.

Pembentukan sidik jari ditentukan oleh DNA, dimulai saat janin berusia 13 minggu, bersamaan dengan pembentukan otak. Prosesnya akan sempurna pada minggu ke-24. Sidik jari manusia tak akan pernah berubah dan tidak bisa dibohongi. Tak heran, dalam pembuatan kartu tanda pengenal, Anda diwajibkan untuk membubuhkan sidik jari. Dalam kasus-kasus kriminalitas, polisi selalu memasukkan sidik jari tersangka dalam database. Data itu bila dibutuhkan bisa dicocokkan kembali.

POTENSI DIRI

Potensi manusia sangatlah banyak. Pada tes sidik jari ini, ada delapan potensi yang bisa diketahui dengan membaca sidik jari (fingerprint). Kedelapan potensi manusia tersebut yaitu:

1. Brain Potential Mapping

Mengetahui bagian otak yang cenderung bekerja dominan. Dari peta potensi otak bisa diketahui pula kecenderungan cara berpikir dan menyikapi suatu keadaan.

2. Personality & Preference (leadership, work style, temperament, work direction, social nature,  activity, followership)

Mengetahui kepribadian, sifat kepemimpinan, pola aktivitas/kerja, temperamen (emosi), pola arah atau tujuan setiap aktivitas/kerja, sifat sosial.

3. Multiple Intelligence

Mengetahui tipe-tipe kecerdasan dan kecenderungannya mulai dari kecerdasan naturalis, interpersonal, intrapersonal, kinestetik, musik, visual-spasial, logis matematis dan linguistik. Dengan mengetahui tipe-tipe kecerdasan dan kecenderungannya, bisa diketahui dan diarahkan bagaimana cara mengembangkan potensi kecerdasan yang dimiliki. Selain itu juga bisa diketahui profesi yang sebaiknya digeluti.

4. Learning style

Mengetahui gaya belajar untuk menentukan cara belajar yang lebih efektif dan efisien, sehingga lebih mudah dalam menyerap setiap informasi dan menjadikan diri sebagai pembelajar yang selalu haus akan ilmu.

5. Vocational Interest

Mengetahui tipe-tipe pola kerja mulai dari realistik, investigasi, artistik, sosial, enterprising dan konvensional. Dari tipe-tipe tersebut bisa diketahui lingkungan dan bidang kerja/bisnis/profesi yang sebaiknya digeluti.

6. Achievement Motivation

Mengetahui sumber-sumber yang bisa memotivasi diri untuk terus bersemangat baik dari dalam diri (internal) maupun dari luar diri (eksternal).

7. Emotional Intelligence

Mengetahui tingkat kecerdasan emosional mulai dari kesadaran diri dan sosial, manajemen diri hingga ketrampilan sosial. Kecerdasan emosional ditandai dengan kemampuan untuk memotivasi diri, bertahan dalam kondisi frustasi, mengendalikan dorongan hati, mengatur suasana hati, manajemen stress, dan berempati.

8. Team role

Mengetahui perilaku dan gaya interpersonal, membantu suatu organisasi dalam membangun suatu tim kerja berdasarkan kepribadian masing-masing anggota tim kerja.

KEUNGGULAN

Keunggulan tes sidik jari jika dibandingkan dengan tes potensi diri yang lainnya adalah:

  1. Hasil tes sidik jari tidak bisa dibohongi
  2. Hasil tes tidak tergantung pada kondisi fisik maupun psikis
  3. Tes sidik jari bisa dilakukan pada balita mulai usia satu tahun
  4. Tidak butuh waktu lama untuk tes (+- 10 menit)
  5. Tidak membuat cemas peserta tes karena tanpa mengerjakan soal-soal tes
  6. Akurasi hasil tes +- 95%

KEUNGGULAN KAMI

Kelebihan tes sidik jari yang kami punyai adalah kami akan memberikan FASILITAS SEUMUR HIDUP, yaitu:

  1. Hasil tes bisa diketahui setelah kurang lebih 7 hari sejak waktu test
  2. Assessment report dan konsultasi tatap muka selama 1 jam yang ditangani oleh tim psikologi yang berpengalaman
  3. Pendampingan untuk membuat perencanaan masa depan (life mapping) hingga sukses.
  4. Konsultasi GRATIS seumur hidup melalui telepon, sms, chatting, email, dan lain-lain.

Jika dibandingkan dengan yang lain, kami lebih murah dengan fasilitas yang lebih lengkap. BUKTIKAN!!!

TESTIMONI

“Sebelum saya ikut tes sidik jari ini, saya melakukan aktivitas kerja saya dengan kurang semangat. Namun, setelah melakukan tes sidik jari (fingerprint test), saya semakin percaya dan yakin untuk menekuni dunia saya. Luar biasa. Terima kasih DPR”.

Askan Setiabudi, Trainer, Konsultan Bidang SDM, Pengusaha

“Awalnya saya tidak tahu manfaat mengikuti tes sidik jari. Setelah ikut tes ini, saya baru sadar dan semakin yakin bahwa saya adalah orang yang konseptual-teoritis yang lebih maksimal bila kerja yang sesuai dengan kemampuan dominan saya. Terima kasih DPR“.

Viki Kurdiansyah, Mahasiswa, Trainer

“Sebelum mengikuti tes sidik jari, saya cenderung tidak percaya diri pada potensi diri. Alhamdulillah setelah mengikuti tes ini, saya semakin yakin bahwa saya memiliki potensi yang luar biasa”.

Dewi Yuniarti, Karyawan Swasta


”Penemuan ini sangat penting untuk mendidik dan mengarahkan anak-anak kita ke arah yang tepat sesuai dengan potensinya. Ini salah satu temuan putra Indonesia yang harus dihargai dan diapresiasi untuk mengembangkan Indonesia yang lebih baik”.

IA Ruhiyat DK, Pengusaha di Bandung


Share

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

This Post Has 22 Comments

  1. admin

    kami bisa melayani test fingerprint di surabaya. ada discount menarik jika bisa mengajak 5 peserta yang lainnya. terimakasih

  2. Natalia

    Mengapa pada ilmu dermatoglyphics yang anda sebutkan diatas ada pemeriksaan pada sidik kaki tapi anda tidak melakukannya. Apakah cukup hanya ditangan saja ? Kalau menurut pengamatan saya setiap sidik memiliki karakter yang berbeda pasti pada sidik kaki juga demikian pasti ada yang tersembunyi pada sidik kaki?

  3. admin

    sementara begitu…..karena polisi juga sering pakai sidik jari tangan untuk mendeteksi pelaku

  4. admin

    biaya bervarisai…tergantung jumlah peserta, jenis laporannya dan pakai jasa konsultasi psikologi apa tidak. minimal biaya Rp 75.000,-

  5. admin

    ruko mt haryono 167 kav 24 malang. telp: 0341-577633 atau 5425754

  6. Dessy

    apakah bisa dilakukan di jakarta?jika complete analysis dan reportnya berapakah biayanya per orang?
    sejauh ini saya merasa masih mahal yah.. itungan kurang lebih 500-600rb per orang.. ada jg yg paket family, jadi ada analisa orang tua thd anak vice versa dg harga yg sama per orangnya.
    apakah harga anda lebih bersaing?

  7. admin

    bisa kami lakukan di jakarta
    biayatermasuk analysis dan reportnya ada yang mulai 275 ribu sampai 500 ribu.
    ini hpa kami: 081 334 664 876
    ada hp yg bisa kami hubungi bu?

  8. vega

    kalau di sidoarjo atau disurabaya ada dimana ya?dam berapa biayanya?
    Terimakasih

  9. admin

    kalau di Sidoarjo ataupun di Surabaya tetap bisa menghubungi kami. biaya bervariasi antara 75 rb – 300 rb. biaya tersebut belum termasuk transportasi dan akomodasi tim yg melakukan test sidik jari dan fee konsultasi psikologi.

  10. admin

    Kami bisa lakukan test di Sby dgn minimal jumlah peserta 50 orang. Tarif minimal Rp 100 rb . Tks.

  11. Rully

    Iya kalau mau tes sidik jari di sby alamatnya dimana dan biayanya berapa
    trims

  12. Maria

    kalo untuk satu anak saja berapa biayanya? anaknya umur 3 tahun 8 bulan

  13. admin

    harga bervariasi bu, minimal 75 ribu, maksimal 300 ribu. kalau nambah konsultasi nambah biaya 100-150 ribu

  14. admin

    Salam, rekan2 sekalian.
    Analisa sidik jari jadi bincangan yang ramai ya ^_^

    Saya copas dari teman2 komunitas sekolah rumah:

    Suami saya -pengusaha software dashboard- kebetulan jadi analyst untuk software
    analisa sidik jari yg pusatnya di Surabaya (saya nggak bicara produk lho ya).
    Membaca tulisan Profesor Guru Besar di Sindo, suami saya tersenyum dan
    mengatakan, “Fingerprint yg aku tahu ndak kayak gitu e. Entah beliaunya yang
    dapet informasi salah dari pemasar berbual atau beliau yg memang terburu-buru
    berpendapat. ”
    Berikut adalah tulisan dari suami saya yang juga saya posting dalam catatan
    facebook saya.

    ———— ——— ——— ——— ——— ——— –

    Quote:
    Maka saya pun browsing semua jurnal Psikologi (hampir seluruh dunia yang
    berbahasa Inggris) yang bisa diakses oleh mesin searcher dari Asosiasi Psikologi
    Amerika (APA) dimana saya menjadi salah satu anggotanya.

    Hasilnya menakjubkan, sekitar 40.000 tulisan yang mengandung kata “finger
    print�. Langsung saya cari judul-judul yang kira-kira terkait dengan sidik jari
    dalam hubungannya dengan bakat, kepribadian, atau kecerdasan anak. Hasilnya:
    NIHIL!

    Tanggapan:
    Tidak bisa menemukan di internet bukan berarti riset terkait itu tidak ada. Bisa
    jadi karena risetnya belum dipublikasikan (secara khusus pada provider jurnal
    tertentu), bisa jadi dipublikasikan tapi tidak dalam bahasa inggris, atau bisa
    jadi mencarinya di tempat yang salah.

    Berikut beberapa riset yang berkaitan dengan finger print dan kecerdasan yang
    bisa ditemukan di internet.

    Sengaja, dot/titik/ pada tautan saya beri kode [dot] agar tidak dianggap spam
    oleh yahoo mail.

    Dalam bahasa Rusia:
    Fingerprints Help Choosing Job
    http://www[dot]russia- ic[dot]com/ news/show/ 8479/
    Fingerprints will help choose profession
    http://strf[dot]ru/science%5B dot]aspx? CatalogId= 222&d_no= 21114

    Atau biar gampang, silahkan baca dari sini saja:
    http://www[dot]handresearch[ dot]com/news/ fingerprints- psychological- patterns- personality[ dot]htm

    Dari Chinese Journal of Anatomy
    Research on dermal ridge in students with high intelligence
    http://en.cnki[dot]com.cn/ Article_en/ CJFDTOTAL- JPXZ200201023[ dot]htm

    Dan lain2nya yang juga mengaitkan fingerprint dengan kecerdasan
    http://en.cnki[dot]com.cn/ Article_en/ CJFDTOTAL- HNYK198901009[ dot]htm
    http://en.cnki[dot]com.cn/ Article_en/ CJFDTOTAL- RLXB501.005[ dot]htm
    http://en.cnki[dot]com.cn/ Article_en/ CJFDTOTAL- RLXB501.005[ dot]htm
    http://www.ncbi. nlm.nih[dot]gov/pubmed/ 15083589

    Jurnal yg bahas tentang kaitan pola sidik jari dan kecerdasan, dalam studi
    amatan kecerdasan musikal
    http://books. google[dot]com/books? id=44WZSQAACAAJ& dq=dermatoglyphi cs&hl=en& ei=RBqqTdvoEZCov QPpn_GeCg& sa=X&oi=book_ result&ct= result&resnum= 3&ved=0CDMQ6AEwA g

    Penting untuk diketahui bahwa dasar analisa sidik jari ini berasal terutama dari
    wilayah Asia, terutama Cina dan India. Sehingga amatlah wajar manakala
    penelitian dari wilayah tersebut tidak lantas bisa mudah ditemukan. Jika semisal
    saja ilmuwan barat mengatakan “Omong kosong herbal dan jamu bisa membuat sehat
    apalagi menyembuhkan penyakit. Sains belum (mampu) membuktikannya! ” apakah
    lantas Anda memilih untuk percaya atau tidak percaya?

    Saya katakan itu pilihan.
    Biarlah mereka yg memilih mendasarkan keputusan mereka pada ‘riset’ untuk tetap
    seperti itu. Mereka mungkin butuh diyakinkan melalui hasil lab betapa kandungan
    kimiawi tertentu dari herbal dan jamu bereaksi pada bagian tubuh tertentu.

    Mereka mungkin juga menunggu adanya riset yg membuktikan betapa ada benang
    syaraf yg menghubungkan antara otak bagian tertentu di lokasi spesifik tertentu
    dengan jari tertentu. Bila ada ilmuwan yg mencoba mencari itu, good luck, you’re
    gonna need it 🙂 karena riset tentang sidik jari dan kecerdasan biasanya
    tidak dilakukan dengan cara membedah otak manusia, sebagaimana Anda bisa lihat
    dari tautan2 di atas. Bahkan teori multiple intelligence saja tidak muncul dari
    cara seperti itu.

    Bila lantas ada yg memilih bersikeras untuk tidak bersepakat, ya ndak papa.
    Ketika orang memilih untuk tetap menggunakan jamu meskipun sains belum bisa
    membuktikan, ya ndak mengapa.

    Saya pikir apa yang menjadikan analisa sidik jari jadi cemoohan beberapa pihak
    adalah sebagai berikut:
    1. Harganya yang ampun ampun mahal. Coba deh, kalau murah apa masih
    dipermasalahkan 🙂
    2. Salah tangkap informasi dari sang pelanggan atau siapapun itu yang
    lantas ramai berkumandang.
    3. Klaim yang sangat berlebihan dari pemasar, entah karena dia sendiri
    yang belum paham atau memang sengaja berbual.

    Saya ingin bicara tentang klaim berlebihan.
    Quote:
    Luar biasa kalau test itu benar. Kalau seorang ibu sudah mengetahui seluruh
    “rahasia� kepribadian anaknya melalui sidik jari anak, maka dia tinggal
    ongkang-ongkang kaki dan dia hanya perlu mengatur anaknya sesuai dengan petunjuk
    hasil test Sidik Jari, dan anaknya akan menjadi orang yang pandai, jujur,
    kreatif, berbakti pada orangtua, beriman, bertakwa, saleh/salehah. Lebih senang
    lagi anggota Densus88. Tidak perlu berpayah-payah lagi mereka. Cukup dengan
    memeriksa sidik jari, mereka bisa mengidentifikasi pembom bunuh diri
    menangkapnya dan memasukkannya ke penjara.

    Kalau apa yang disampaikan oleh Pak Prof tersebut memang benar2 dikatakan
    oleh pemasar produk sidik jari, apalagi sampai bilang fingerprint bisa baca
    tingkat kesholehan seseorang, mari kita tendang orang itu beramai-ramai. Biar
    ntar saya duluan.

    Analisa sidik jari bukanlah ramalan! Analisa sidik jari tidaklah melakukan
    pembacaan atas masa depan seseorang. Justru yang disajikan oleh analisa sidik
    jari adalah bacaan dari bentukan masa lalu, yakni faktor genetis (nature)
    seseorang, sejak dia berada dalam kandungan. Hasil analisa sidik jari tidaklah
    menjadi jaminan sukses seseorang. Untuk bisa sukses, seseorang harus mengalami
    pengasuhan (nurture), pengondisian, dan penggemblengan diri yang baik. Apa yang
    lantas diberikan oleh analisa sidik jari adalah informasi untuk dijadikan dasar
    penggemblengan itu, di antara sekian sumber informasi yang lain.

    Sehingga lebih tepatnya, analisa sidik jari merupakan metode “pembacaan�,
    yakni pembacaan potensi seseorang. Dari hasil bacaan kita bisa mengatakan
    semisal seperti ini: “Berdasarkan hasil bacaanmu yang menyatakan bahwa dirimu
    adalah pembelajar kinestetik, maka kamu akan berpotensi sukses manakala kamu
    belajar dengan cara mengalami dan berinteraksi, dst dst…� Kita tidaklah meramal
    masa depan yang bersangkutan, namun kita tunjukkan betapa potensi dia untuk
    sukses jadi amat besar secara signifikan manakala dia menggunakan informasi
    analisa potensi dia di saat ini untuk membangun masa depannya. Namun apakah dia
    bisa sukses? Ya belum tentu.

    Analisa sidik jari bukanlah ramalan nasib. Analisa sidik jari melakukan
    identifikasi bakat genetis; namun untuk bisa sukses, faktornya sudah pasti bukan
    hanya dari bakat. Hasil analisa sidik jari tidak lantas menunjukkan betapa
    seseorang nanti bisa menjadi cerdas, jujur, berbakti pada kedua orang tuanya,
    bertaqwa, dan sholeh. Itu adalah klaim yang sangat keterlaluan.

    Dan ini yang penting: hasil analisa sidik jari tidak dimaksudkan untuk
    melalaikan orang tua dari monitoring minat dan pengondisian lingkungan asuh.
    Orang tua tidak sebaiknya mendasarkan hasil analisa sidik jari sebagai
    satu-satunya acuan pengetahuan untuk memahami anak. Orang tua harus membuka hati
    dan perhatian; analisa sidik jari sekedar mengambil peran pembuka, untuk
    membantu orang tua bisa lebih memahami tipikal dan bakat anak-anaknya.

    Untuk bakat yang anak kuat di sana, maka orang tua bisa mengkapitalkannya. Untuk
    bakat yang lemah, orang tua tidak perlu terlalu ngoyo di sana; karena selain
    amatlah susah dan mahal untuk menginvestasikan pengembangan kompetensi yang
    bukan bakat, si anak juga tidak akan berbahagia ketika dipaksa melakukan sesuatu
    atau bahkan menjadi ahli di bidang-bidang yang dia tidak punya atau miskin bakat
    di sana.

    Berikut ini paling tidak manfaat realistis dari analisa sidik jari:
    1. Membuat siswa merasa lebih percaya diri atas diri mereka sendiri dengan
    pengetahuan mereka tentang bakat terbesar dan potensi yang bisa digali dari
    sana.
    2. Membuat mereka lebih menyukai diri mereka sendiri, muncul penghargaan,
    apresiasi, dan rasa syukur, yang ini bisa menumbuhkan rasa pede untuk
    berkembang secara mandiri, sehingga mereka menjadi lebih mampu untuk
    menggerakkan diri sendiri alih-alih menunggu arahan dari luar.
    3. Membantu siswa untuk bisa lebih berani memilih, atau merasa mantap
    dengan pilihannya sendiri.
    4. Membantu sang anak dalam memilih penjurusan yang sesuai dengan
    bakatnya. Meskipun minat sangatlah penting, rekomendasi yang didasarkan
    pada bakat membantu anak untuk bisa memilih jurusan yang betul-betul bisa
    membuatnya nyaman alih-alih memilih sekedar berdasarkan paksaan dan
    pengaruh orang lain yang tidak sesuai dengan batin dirinya.

    Anda bisa lihat, di sana belum bicara tentang kondisi masa depan. Sama seperti
    THE SECRET yang dalam konsepnya mengharuskan kita untuk tidak sekedar
    menginginkan secara nyata, tapi juga bertindak secara nyata. Analisa sidik jari
    tidak lantas melingkupi aspek tindakan. Itu sudah ranah yang berbeda, ranahnya
    orang tua, guru, dan seterusnya.

    Lha lantas kalau memang tidak bisa meramal sukses dan sekedar mengetahui aspek
    nature (bakat) dan tidaklah nurture (pola pembinaan dst), lantas buat apa
    membayar mahal-mahal?

    Lha iya, emang ndak perlu mbayar mahal seharusnya. Kalau memang maksud
    dan manfaatnya baik, maka harusnya jangan dieksklusifkan sedemikian rupa.
    Anak-anak yang kurang beruntung (kurang mampu dsb) harus juga punya kesempatan
    untuk bisa lebih diberdayakan dari bacaan analisa sidik jari ini.

    Bagaimana kaitan antara pembacaan bakat ini dengan minat?

    Penting dipahami: analisa sidik jari hanya dimaksudkan untuk membaca bakat
    seseorang, yakni dia terlahir dengan kemampuan apa. Namun analisa ini TIDAK BISA
    membaca minat. Karena minat bukanlah bawaan dari lahir. Faktanya sidik jari
    sudah terbentuk sejak kita di dalam kandungan. Kalau ada yang ngaku bisa membaca
    minat dan pengasuhan dari sidik jari, kita tendang lagi aja orang itu.

    Lantas bukankah untuk bisa sukses yang lebih penting itu minat daripada bakat?

    Itu pendapat. Maka silahkan jika ada yang berpendapat semacam demikian. Yang
    jelas orang dan lembaga berikut tidak berpendapat demikian. Silahkan dibrowse
    kalau ada waktu.
    * Doug Rath from Talent Plus, educational psychology expert.
    * Dr. Joseph A. Michelli, best-selling business books author
    * Marcus Buckingham, motivational speaker, trainer, public leader,
    researcher and author. Yang ini bukunya sudah diterbitkan di Indonesia.
    * HRM Singapore

    Prinsip mereka:
    Prestasi = Bakat x Investasi

    Bakat, bukan minat.

    Silahkan lihat film ‘3 Idiots’ yang luar biasa itu. Film ini menggambarkan
    betapa pentingnya kita berkembang berdasarkan bakat-bakat terbesar kita dan
    untuk mengarahkan minat kita berdasarkan bakat tersebut. Bisakah kita menjadi
    apapun yang kita mau dengan mendasarkan minat dan mengabaikan bakat? BISA, tapi
    SUSAH dan TIDAK BAHAGIA. Faktanya, mereka yg hanya mendasarkan minat dengan
    bakat yg payah, dia tak akan bisa mencapai prestasi istimewa di atas rata-rata.
    Dan sekali lagi, dia tidak bahagia dalam menjalaninya.

    Kita gunakan analisa sidik jari untuk membantu seseorang menemukan bakatnya. Dan
    di dalam bakatnya itu lah seseorang bisa merasakan nikmat karena meminatinya.
    Dan dari situ lah kemudian dia jadi pribadi yang lebih percaya diri dan juga
    lebih berbahagia atas pilihan-pilihannya.

    Kalau memang tujuannya sekedar membaca bakat, berarti tidak harus dengan sidik
    jari dong?

    Lha iya, memang tidak harus. Apapun yang baik ya harus diberdayakan untuk
    membuat kita bisa lebih memahami anak atau bahkan memahami diri kita
    sendiri. Dan apapun, itu semua tidak boleh membuat orang tua jadi berlepas
    tangan dan leha-leha. Analisa sidik jari dan analisa apapun deh dimaksudkan
    untuk membuat orang tua jadi lebih efektif dan efisien dalam mengasuh putra
    putrinya.

  15. admin

    Untuk di Samarinda belum ada, tetapi tim kami bisa datang ke tempat Ibu.
    Informasi selanjutnya tentang tes sidik jari bisa menghubungi kantor kami.

    Terima Kasih

  16. LL

    minta infomrasi mengenai fingerprint test di surabaya. balas via email ya. thx

  17. HHK

    apa bisa dtg pemeriksaaan di Lumajang?
    Sekolah kami akan mengadakan Even Open House, kami mengadakan jasa pemeriksaan finger printing.
    Tolong segera mengkonfirmasikan kepada kami.
    Thanks.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *