3 Desember 2012

Saudara yang budiman…

Menjadi orang tua pastinya akan gelisah jikalau mengetahui anak-anak kita memiliki kecenderungan negatif belajar. Terkadang, adakalanya anak-anak kita menjadi tidak bersemangat dan bermalas-malasan. Bukan berarti hal itu menjadikan alasan kita serta-merta langsung memarahi anak-anak.

Betapa alangkah bijaknya, memahami apa saja yang menyebabkan anak-anak mengalami kemalesan belajar. Dan menumbuhkan prestasi belajar menjadi meningkat dan meraih kenyamanan dalam belajar.

Di sini ada beberapa hal kupasan terkait penyebab anak-anak malas beraktivitas belajar :

1.            Kondisi tempat belajar

Kondisi belajar yang dimaksud misal sekolah, rumah, perpustakaan ataupun tempat-tempat yang di gunakan belajar. Tempat belajar ini harus nyaman, tenteram dan terhindar dari kegaduhan serta bising yang dapat menggangu konsentrasi siswa.

2.            Teman dalam belajar bisa guru ataupun siswa lainnya.

Guru bisa juga dijadikan teman, guru yang bisa diajak diskusi dan teman sepenanggungan dalam belajar sehingga terdapat persepsi yang sama tentang aktivitas yang di lakukan. Di sini sehingga siswa menganggap belajar itu mudah dimengerti, di maknai oleh dia juga sama dengan pengertian orang lain di sekitar. Selain guru juga bisa tentor dari bimbel les privat.

3.            Sarana prasarana belajar.

Sarana yang lengkap menyebabkan tidak ada hambatan dalam belajar dengan lengkapnya peralatan belajar, maka guru akan mudah menjelaskan memakai alat belajar yang mudah di mengerti oleh siswa . Selanjutnya pengajar bisa memilih mana peraga yang cocok bagi siswa yang dididiknya.

4.            Motivasi dalam belajar.

Motivasi itu dorongan dari dalam diri setiap individu siswa.  Bila siswa tidak memiliki motivasi belajar, terus bagaimana dia mau belajar, dorongan saja tidak ada. Maka penting bagi kita memberi motivasi kepada anak didik kita dalam kita melaksanakan kegiatan belajar.

5.            Dukungan pihak lain dalam belajar.

Dukungan adalah konsumsi mental siswa. Dengan kita memberikan banyak dukungan dan perhatian kepada siswa , berarti kita telah membantunya 50 % dalam proses belajarnya.

6.            Arti belajar itu sendiri.

Beberapa orang salah mengartikan apa itu belajar? Jika salah mengartikan maka susahlah bagi meningkatkan kemampuan belajar kita. Kebanyakan orang mengartikan belajar adalah bagi anak anak, bagi remaja, bagi orang muda ataupun hanya bagi orang yang bersekolah atau kuliah. Belajar adalah untuk selamanya, belajar adalah sepanjang usia kita, belajar adalah bagi semua jenjang usia maupun umur.

 

BIMBEL BERBASIS PSIKOLOGI

Kami adalah BIMBEL yang mengajarkan putra-putri Anda, dengan JASA BIMBINGAN PRIVAT baik perorangan maupun kelompok (2-3 orang) untuk siswa sekolah tingkat Pra SD, SD, SMP dan SMA serta masyarakat umum.

Mata Pelajaran:
Matematika, IPA, IPS, B.Indonesia, B.Inggris, Fisika, Kimia, Ekonomi, Akuntansi, BTQ (Baca Tulis Al-Qurán), Bahasa Arab, BAK (Baca Kitab Arab) tanpa harokat.
Info Pendaftaran:
Jl. Bhima Sakti No.16 Malang
0341-5425754, 085755059965, 085790712648, 085733162247

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *