Outdoor dan Indoor FTif ITS Surabaya

Outbound Team Building

Setiap individu memiliki sifat dan sikap yang berbeda dalam bekerja, apalagi bekerja sama dalam sebuah tim, sikap yang beragam akan berkumpul dalam sebuah tim tersebut. Oleh karena itu membangun tim tidak mudah, diperlukan sebuah kesolidaritas dalam tiap individu. Banyak cara membangun tim (team building) yang solid, salah satunya dengan melakukan training team building atau training teamwork.

Indoor Training

Indoor Training

Para staf Administrasi fakultas teknologi informasi (FTif) ITS Surabaya dengan provider outbound malang memiliki cara untuk membangun tim yaitu dengan outbound dan indoor team building. Acara outdoor dilakukan di lingkungan Hotel Sativa Pacet selama 2 hari 1 malam mulai tanggal 10 -11 Desember 2011.

Dalam rangkaian hari pertama para peserta mengawali dengan agenda rapat internal pimpinan dekan dan pembantu dekan, dilanjutkan dengan indoor training yang sebagai pembicara adalah trainer motivasi Bapak Askan Setiabudi dan Bapak Heru Puji dari Surabaya. Tema indoor training ini membawakan tema yang masih seputar team building sebagai bagian dari sebuah budaya organisasi.

Outbound ITS Surabaya

Outbound ITS Surabaya

Esok harinya para peserta melakukan outbound, acara outdoor dimulai pukul 7 pagi dengan melakukan ice breaking berupa senam, chicken dance dan pembagian kelompok game outbound. Provider outbound malang memberikan game yang sangat menarikk bagi para peserta, mulai fun game team building (laser trap, set beam, tranfer ball, tank challenge, super donat, hole in five) dan game keberanian yaitu flying fox dan trust fall.

Trust Fall, ITS Surabaya

Trust Fall, ITS Surabaya

Disetiap permainan yang diberikan provider outbound malang memiliki manfaat dan tujuan untuk peserta, salah satunya agar para peserta dapat bekerja sekalipun dibawah tekanan dan dapat membangun kelompok secara aktif, sekaligus memberi kesempatan secara tim untuk menetapkan komitmen sesuai dengan tujuan hidup yang telah dibuat untuk masa depan individu dan instansi tersebut.

Untuk pemesanan rafting di Songa Rafting Probolinggo, Rafting Kasembon Malang, Rafting Kaliwatu Batu, Batu Alam Rafting, Pacet Rafting, Kediri Rafting dan rafting di daerah yang lain.

Untuk konsultasi Training Motivasi Malang, Outbound Malang, Wisata Malang, Travel di Malang dan Hotel di Malang Jatim yang sesuai dengan kebutuhan tim Anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut:

1. Jl. Raya Pluit Utara 2B-Muara Karang, Jakarta Utara
Mobile: 081 334 664 876

2. Sidotopo Wetan Baru 49 Surabaya
Mobile: 0878 599 338 62

3. Jl.Bhima Sakti 16 Malang
No. Telp.  : (0341) 582 032 / (0341) 5425754
Mobile: 0858 5549 4440

Pin BB: 22D90C87

Facebook : http://facebook.com/outboundmalangraya

Email dan YM:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

Coban Rondo

Coban Rondo adalah sebuah lokasi Wisata Alam Air Terjun di daerah Pujon Kabupaten Malang. Perjalanan menempuh waktu sekitar 1/2 jam dari Kota Malang. Selain air terjun sebagai lokasi wisata utama disini juga disediakan lokasi untuk kemah dan fasilitas outbound. Kelebihan lokasi wisata ini adalah aksesnya yang relatif mudah, lokasi air terjun dengan tempat parkir sangat dekat dan banyak penjual makanan dan souvenir disana. Dekat lokasi Air terjun juga terdapat kawanan kera yang berkeliaran. Proses Geomorfologis terjadinya Air Terjun Coban Rondo berasal dari air hujan yang ditampung oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Coban Rondo yang berada di leren Gunung Kawi. Luas DAS Coban Rondo diperkirakan 1252,6Ha, dan curah hujannya sekitar 1.721 mm/tahun, sehingga diperkirakan DAS Coban Rondo menampung sekitar 21,6 milyar liter air hujan per tahun dan dialirkan melalui sungai Coban Rondo dengan debit terendah sekitar 150 liter/detik. Fluktuasi debit air terjun Coban Rondo sangat tergantung pada curah hujan dan kondisi vegetasi / hutan didalam DAS Coban Rondo. Apabila hutannya gundul, maka pada saat musim hujan debitnya sangat tinggi dan airnya coklat (erosi), sedangkan pada musing kering airnya sedikit. Karena kecuramannya, sifat tanahnya mudah erosi dan curah hujan yang tinggi menyebabkan terjadinya tanah longsong pada bagian yang lemah. Outbound Malang

 

Legenda Coban Rondo Asal-usul Coban Rondo berasal dari sepasang pengantin baru yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mempelai wanita bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi yang menikah dengan Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro, namun orang tua Dewi Anjarwati melarang kedua mempelai pergi karena baru selapan. Keduanya bersikeras pergi berangkat dengan segala resiko apapun yang terjadi di perjalanan. Ketika di perjalanan, keduanya dikejutkan dengan hadirnya Joko Lelono yang tidak jelas asal usulnya. Tampaknya Joko Lelono terpikat oleh kecantikan Dewi Anjarwati dan berusaha merebutnya. Perkelahian tidak dapat dihindarkan, kepada Punokawan yang menyertainya Raden Baron berpesan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di suatu tempat yang ada Cobannya (air terjun). Perkelahian berlangsung seru dan akhirnya sama-sama gugur, dengan demikian akhirnya Dewi Anjarwati menjadi janda (Janda dalam bahasa Jawa berarti Rondo). Sejak saat itulah, Coban tempat tinggal Dewi Anjarwati menanti suaminya dikenal dengan nama Coban Rondo. Konon batu besar dibawah air terjun merupakan tempat duduk sang putri.  Outbound Malang

Untuk Informasi Hotel di malang jatim, Training Motivasi Malang, Outbound Malang, Travel Malang dan Wisata Malang yang sesuai dengan kebutuhan tim Anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut:

Jl.Bhima Sakti 16 Malang

Telp: ( 0341 ) 582 032 / 5425754

Mobile: 0858 5549 4440 / 081 334 664 876

Email:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

Pin BB: 22D90C87

Email dan YM:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

Wisata Batu Night Spectacular (BNS)

BNS atau Batu Night Spectacular adalah wisata malam di kota wisata Batu. Wisata yang terletak di oro-oro Ombo ini memiliki bermacam – maca wahana yang bisa dinikmati semua anggota keluarga. Terdapat puluhan wahana yang bisa memuaskan anda di Kota batu, seperti galeri hantu, slalom tes, tranpoline, sepeda udara tertinggi, lampion garden dll. Disini juga ada wahana yang menguji adrenalin anda seperti mouse coaster, drag race, dan permainan lainnya. Ada juga wahana yang disediakan bagi putra – putri anda seperti kids zone yang memiliki 25 macam permainan.

Keunikan
Selain wahana yang menarik, BNS juga berada di dataran tinggi yang sangat strategis. Dari obyek wisata ini anda bisa melihat gemerlap lampu di kota Malang dan sekitarnya. Dengan pemandangan tersebut anda bisa duduk santai dengan bersantai di kafe yang tersedia disana. BNS juga memiliki wahana yang unik seperti lampion garden, cinema 4 dimensi, galeri hantu, sirkuit go kart yang terpanjang, layar sepanjang 50 meter, dan air mancur menari yang sangat menarik! Outbound di Malang

Night Market
Setelah capai menikmati wahana yang ada di BNS seluas 3 ribu meter persegi ini, anda bisa pergi ke night market, yaitu areal yang menjajakan beragam kebutuhan dan oleh – oleh dari kota batu, dan juga kebutuhan lainnya.

Food Court
Di ujung dari night market, ada ratusan kursi yang berjajar rapi untuk pengunjung di areal food court. Terdapat banyak menu makanan maupun minuman disini. Tinggal pilih dingin atau panas. Begitu juga makanan. Banyak menu yang bisa dipilih sesuai selera anda. Outbound di Malang

Kenikmatan di areal food court ini tidak hanya pada minuman atau makananya. Tetapi juga show yang diadakan di areal food court. Terdapat panggung dimana terdapat Live Music disana.

Atraksi hiburan
Yang tak juga kalah, pada saat pertunjukan adalah dancing fountain atau air mancur menari. Konsentrasi anda pasti akan buyar. Tarian air yang diiringi permainan lampu itu membuat mata kita tertuju pada air mancur tersebut. Air tersebut terlihat cukup lihai menari mengikuti dentuman irama lagi, mulai dari pop rock, instrumental hingga dangdut koplo. Outbound di Malang

Setelah melihat tarian air mancur, pengunjung di food court tersebut dapat melihat pertunjukan outer journey lewat laser show di layar raksasa. Pertunjukan tersebut memberi sensasi sendiri bagi pengunjung. Dengan layar sebesar 50 meter diatas kita, pengunjung bagaikan berkeliling di angkasa luar. Kadang, kita akan kaget dengan adanya animasi helikopter yang seperti terbang diatas kita. Menarik!

Untuk Informasi Hotel di malang jatim, Training Motivasi Malang, Outbound Malang, Travel Malang dan Wisata Malang yang sesuai dengan kebutuhan tim Anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut:

Jl.Bhima Sakti 16 Malang

Telp: ( 0341 ) 582 032 / 5425754

Mobile: 0858 5549 4440 / 081 334 664 876

Email:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

Pin BB: 22D90C87

Email dan YM:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

 

Bisnis Barokah: Kakek Penjual Amplop di Masjid Salman ITB

Kisah nyata ini ditulis oleh seorang dosen ITB bernama Rinaldi Munir mengenai seorang kakek yang tidak gentar berjuang untuk hidup dengan mencari nafkah dari hasil berjualan amplop di Masjid Salman ITB. Jaman sekarang amplop bukanlah sesuatu yang sangat dibutuhkan, tidak jarang kakek ini tidak laku jualannya dan pulang dengan tangan hampa. Mari kita simak kisah Kakek Penjual Amplop di Masjid Salman ITB.

 

Setiap menuju ke Masjid Salman ITB untuk shalat Jum’at saya selalu melihat seorang Kakek tua yang duduk terpekur di depan dagangannya. Dia menjual kertas amplop yang sudah dibungkus di dalam plastik. Sepintas barang jualannya itu terasa “aneh” di antara pedagang lain yang memenuhi pasar kaget di seputaran Jalan Ganesha setiap hari Jumat. Pedagang di pasar kaget umumnya berjualan makanan, pakaian, DVD bajakan, barang mainan anak, sepatu dan barang-barang asesori lainnya. Tentu agak aneh dia “nyempil” sendiri menjual amplop, barang yang tidak terlalu dibutuhkan pada zaman yang serba elektronis seperti saat ini. Masa kejayaan pengiriman surat secara konvensional sudah berlalu, namun Kakek itu tetap menjual amplop. Mungkin Kakek itu tidak mengikuti perkembangan zaman, apalagi perkembangan teknologi informasi yang serba cepat dan instan, sehingga dia pikir masih ada orang yang membutuhkan amplop untuk berkirim surat. Training Motivasi?

Kehadiran Kakek tua dengan dagangannya yang tidak laku-laku itu menimbulkan rasa iba. Siapa sih yang mau membeli amplopnya itu? Tidak satupun orang yang lewat menuju masjid tertarik untuk membelinya. Lalu lalang orang yang bergegas menuju Masjid Salman ITB seolah tidak mempedulikan kehadiran Kakek tua itu.

Kemarin ketika hendak shalat Jum’at di Masjid Salman ITB saya melihat Kakek tua itu lagi sedang duduk terpekur. Saya sudah berjanji akan membeli amplopnya seusai shalat, meskipun sebenarnya saya tidak terlalu membutuhkan benda tersebut. Yach, sekedar ingin membantu Kakek itu melariskan dagangannya. Setelah shalat Jum’at dan hendak kembali ke kantor, saya menghampiri Kakek tadi. Saya tanya berapa harga amplopnya dalam satu bungkus plastik itu. “Seribu”, jawabnya dengan suara lirih. Oh Tuhan, harga sebungkus amplop yang isinnya sepuluh lembar itu hanya seribu rupiah? Uang sebesar itu hanya cukup untuk membeli dua gorengan bala-bala pada pedagang gorengan di dekatnya. Uang seribu rupiah yang tidak terlalu berarti bagi kita, tetapi bagi Kakek tua itu sangatlah berarti. Saya tercekat dan berusaha menahan air mata keharuan mendengar harga yang sangat murah itu. “Saya beli ya pak, sepuluh bungkus”, kata saya. Mau Outbound di Jatim?

Kakek itu terlihat gembira karena saya membeli amplopnya dalam jumlah banyak. Dia memasukkan sepuluh bungkus amplop yang isinya sepuluh lembar per bungkusnya ke dalam bekas kotak amplop. Tangannya terlihat bergetar ketika memasukkan bungkusan amplop ke dalam kotak.

Saya bertanya kembali kenapa dia menjual amplop semurah itu. Padahal kalau kita membeli amplop di warung tidak mungkin dapat seratus rupiah satu. Dengan uang seribu mungkin hanya dapat lima buah amplop. Kakek itu menunjukkan kepada saya lembar kwitansi pembelian amplop di toko grosir. Tertulis di kwitansi itu nota pembelian 10 bungkus amplop surat senilai Rp 7.500. “Kakek cuma ambil sedikit”, lirihnya. Jadi, dia hanya mengambil keuntungan Rp 250 untuk satu bungkus amplop yang isinya 10 lembar itu. Saya jadi terharu mendengar jawaban jujur si Kakek tua. Jika pedagang nakal ‘menipu’ harga dengan menaikkan harga jual sehingga keuntungan berlipat-lipat, Kakek tua itu hanya mengambil keuntungan yang tidak seberapa. Andaipun terjual sepuluh bungkus amplop saja keuntungannya tidak sampai untuk membeli nasi bungkus di pinggir jalan. Siapalah orang yang mau membeli amplop banyak-banyak pada zaman sekarang? Dalam sehari belum tentu laku sepuluh bungkus saja, apalagi untuk dua puluh bungkus amplop agar dapat membeli nasi. Rafting Di Malang?

Setelah selesai saya bayar Rp 10.000 untuk sepuluh bungkus amplop, saya kembali menuju kantor. Tidak lupa saya selipkan sedikit uang lebih buat Kakek tua itu untuk membeli makan siang. Si Kakek tua menerima uang itu dengan tangan bergetar sambil mengucapkan terima kasih dengan suara hampir menangis. Saya segera bergegas pergi meninggalkannya karena mata ini sudah tidak tahan untuk meluruhkan air mata. Sambil berjalan saya teringat status seorang teman di fesbuk yang bunyinya begini: “Kakek-Kakek tua menjajakan barang dagangan yang tak laku-laku, ibu-ibu tua yang duduk tepekur di depan warungnya yang selalu sepi. Carilah alasan-alasan untuk membeli barang-barang dari mereka, meski kita tidak membutuhkannya saat ini. Jangan selalu beli barang di mal-mal dan toko-toko yang nyaman dan lengkap….”. Tes Psikologi?

Si Kakek tua penjual amplop adalah salah satu dari mereka, yaitu para pedagang kaki lima yang barangnya tidak laku-laku. Cara paling mudah dan sederhana untuk membantu mereka adalah bukan memberi mereka uang, tetapi belilah jualan mereka atau pakailah jasa mereka. Meskipun barang-barang yang dijual oleh mereka sedikit lebih mahal daripada harga di mal dan toko, tetapi dengan membeli dagangan mereka insya Allah lebih banyak barokahnya, karena secara tidak langsung kita telah membantu kelangsungan usaha dan hidup mereka.

Dalam pandangan saya Kakek tua itu lebih terhormat daripada pengemis yang berkeliaran di masjid Salman, meminta-minta kepada orang yang lewat. Para pengemis itu mengerahkan anak-anak untuk memancing iba para pejalan kaki. Tetapi si Kakek tua tidak mau mengemis, ia tetap kukuh berjualan amplop yang keuntungannya tidak seberapa itu.

Di kantor saya amati lagi bungkusan amplop yang saya beli dari si Kakek tua tadi. Mungkin benar saya tidak terlalu membutuhkan amplop surat itu saat ini, tetapi uang sepuluh ribu yang saya keluarkan tadi sangat dibutuhkan si Kakek tua.

Kotak amplop yang berisi 10 bungkus amplop tadi saya simpan di sudut meja kerja. Siapa tahu nanti saya akan memerlukannya. Mungkin pada hari Jumat pekan-pekan selanjutnya saya akan melihat si Kakek tua berjualan kembali di sana, duduk melamun di depan dagangannya yang tak laku-laku.

Mari kita bersyukur telah diberikan kemampuan dan nikmat yang lebih daripada kakek ini. Tentu saja syukur ini akan jadi sekedar basa-basi bila tanpa tindakan nyata. Mari kita bersedekah lebih banyak kepada orang-orang yang diberikan kemampuan ekonomi lemah. Allah akan membalas setiap sedekah kita, amiin.

Untuk konsultasi Training Motivasi Di Indonesia, Outbound di Indonesia, Wisata di Indonesia, Travel di Indonesia dan Hotel di Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan tim Anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut:

1. Jl. Raya Pluit Utara 2B-Muara Karang, Jakarta Utara

 Mobile: 081 334 664 876

2. Sidotopo Wetan Baru 49 Surabaya

 Mobile: 0878 599 338 62

3. Jl.Bhima Sakti 16 Malang

 No. Telp.  : (0341) 582 032 / (0341) 5425754

 Mobile: 0858 5549 4440

 Pin BB: 22D90C87

 Facebook : http://facebook.com/outboundmalangraya

 Email dan YM:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

Hotel Pelangi

Hotel Pelangi

Hotel Pelangi Malang adalah salah satu hotel tertua bernilai yang mempunyai figur budaya dan sejarah yang melekat di kota Malang. Dengan senyum hangat dan layanan pribadi yang tulus kepada seluruh tamu kami yang terhormat, kami menghaturkan anda pada arsitek bangunan hotel yang eksotis bauran antara budaya kuno tanah Jawa dan bangsa kolonial Negeri Belanda. Hotel Pelangi Malang adalah bangunan megah yang berdiri di tahun 1915 dengan nama Palace Hotel. Kemudian berubah nama menjadi Asoma Hotel pada tahun 1925. Nama Palace Hotel sempat muncul kembali di tahun 1945. Namun di akhir tahun 1953 nama Palace Hotel berubah menjadi Hotel Pelangi sampai sekarang. Letak yang strategis membuat hotel ini mudah dijangkau dari arah manapun, dibutuhkan hanya 30 menit dari bandara Abdul Rahman Saleh dan hanya 120 menit dari Bandara Juanda Surabaya. Bahkan hanya dengan berjalan laki para tamu terhormat kami bisa menemukan pusat perbelanjaan, perkantoran,universitas, stadion olahraga, masjid, gereja, toko cindera mata, pusat oleh-oleh dan pusat taman kota Malang

Untuk Reservasi Hotel di malang jatim, Training Motivasi Malang, Outbound Malang, Travel Malang dan Wisata Malang yang sesuai dengan kebutuhan tim Anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut:

Jl. Merdeka Selatan No. 3 malang 65119

Telp: ( 0341 ) 582 032 / 5425754

Mobile: 0858 5549 4440 / 081 334 664 876

Email:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

Pin BB: 22D90C87

Facebook  : http://www.facebook.com/outboundmalangraya

Email dan YM:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id