Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, sesuai dengan daya respons otaknya. Namun, tidak ada orang yang bodoh atau lamban dalam menerima pelajaran. Kebutuhan seseorang utnuk belajar disesuaikan dengan metode pembelajaran tertentu. Metode pembelajaran yang baik disesuaikan dengan daya respons tinggi pada fungsi-fungsi bagian otak yang lebih dominan.

            Metode analisis sidik jari mendeteksi tiga jenis gaya belajar berdasarkan fungsi cerebal lobe (mengatur sensivitas reseptor penglihatan, pendengaran dan peradaban). Berikut ini tiga gaya belajar tersebut.

  1. Gaya Belajar Visual.

Tipe pembelajar visual lebih menyukai pembelajaran melalui indra penglihatan. Lebih mudah ingat dengan melihat, lebih suka membaca, lebih suka mudah menangkap pelajaran lewat materi bergambar dan memiliki kepekaan kuat terhadap warna. Selain itu, ia juga mempunyai pemahaman yang cukup baik terhadap masalah artistic.

Saat mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu, biasanya ia akan melihat dulu orang lain melakukannya, baru kemudian dia sendiri yang bertindak. Ia bisa duduk tenang saat belajar  ditengah situasi yang ribut dan ramai tanpa merasa terganggu. Selain itu, tipe ini lebih tertarik terhadap seni lukis, pahat, dan gambar daripada seni music. Ia lebih mudah belajar dengan cara melihat sikap, gerakan, dan bibir guru yang sedang mengajar. Mudah menghafal tempat dan lokasi.

Tipe ini terbagi menjadi dua tipe pembelajar visual terbagi menjadi dua bagian sebagai berikut:

  • Tipe Visual Teext: lebih focus pada huruf, angka, symbol, objek dua dimensi.
  • Tipe Visual Gambar: lebih focus pada foto, video, gambar, diagram, objek tiga dimensi.
  1.  Gaya belajar Audiotory

Tipe pembelajar audiotory lebih menyukai pembelajaran melalui indra pendengaran. Ia mudah ingat apa yang ia dengar dan diskusikan. Senang dibacakan atau mendengarkan. Lebih suka menuliskan kembali sesuatu,senang membaca dengan suara keras dan pandai bercerita. Bisa mengulangi apa yang didengarnya, baik nada, irama maupun lainnya. Lebih suka humor lisan daripada membaca buku. Senang diskusi, bicara atau menjelaskan panjang lebar. Menyenangi seni music dan mudah mempelajari bahasa asing. Dapat membaca dengan baik sehingga ia dapat mengingat dengan baik apa yang baru saja dibacanya. Ketika membaca, ia mendengarkan suaranya sendiri didalam hati/ bantinyya secara otomatis.

Tipe pembelajar audiotory terbagi dua, yaitu sebagai berikut:

  • Tipe auditory linguistic: senang mendengarkan tata bahasa, kosa kata, ritme dan cerita-cerita menarik.
  • Tipe audiotory musical: senang mendengarkan nada, irama, ritme, tempo dan melodi.
  1. Gaya Belajar Kinestetik

Tipe pembelajar kinestetik lebih menyukai pembelajaran melalui indra gerakan dan perabaan. Ia gemar menyentuh segala sesuatu yang dijumpainya dan senang mengerjakan segala sessuatu yang memungkinkan tangannya aktif. Ia juga suka menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar. Banyak melakukan gerak fisik dan memiliki koordinasi tubuh yang baik. Ia juga menyukai kegiatan/ permainan yang menyibukkan secara fisik. Ketika membaca, ia cenderung menunjuk kata-kata dalam buku dengan jari tangan. Ia cenderung menghafal sesuatu dengan cara berjalan atau melihat langsung dan belajar melalui praktik langsung atau dengan manipulasi (trik, peraga). Unggul dalam pelajaran olahraga dan menyukai keterampilan tangan. Lebih suka mendemonstrasikan sesuatu (peragaan) daripada menjelaskan dan cenderung menggunakan gerakan tubuh (untuk mengekspresikan dan menggantikan kata-kata) saat mengungkapkan pemikirannya.

Tipe pembelajar kinestetik terbagi menjadi dua tipe sebagai berikut:

  • Tipe kinestetik body (movement): mempraktekkan gerakan operasional ketangkasan daan kecekatan tubuh.
  • Tipe kinestetik touch (tactile): mempraktikkan perabaan dan sentuhan terhadap suatu objek.

Untuk konsultasi Training Motivasi Di Malang, Outbound di Malang, Wisata Malang, Rafting di Songa, rafting di Kasembon, travel di Malang dan Hotel di Malang Jawa Timur yang sesuai dengan kebutuhan tim Anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut:

1. Jl. Jati Murni Dalam No 26 Pejaten Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Mobile: 081 334 664 876

2. Jl. Ketintang 2/18 D Surabaya
Mobile: 0878 599 338 62

3. Jl.Bhima Sakti 16 Malang
No. Telp.  : (0341) 582 032 / (0341) 5425754
Mobile: 0858 5549 4440

Pin BB: 22D90C87

Email dan YM:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *