Setiap orang memiliki keunikan dalam mengekspresikan perbedaan kemampuan daya respons di dalam mengelola suatu jenis pekerjaan yang sesuai dengan karakteristik fungsi- fungsi pada bagian cerebral lobe otaknya.

1. Kemampuan Manajerial dipengaruhi lobus pre- fontal yang mengatur pusat koordinasi fungsi asosiasi. Cara kerja fungsi asosiasi membuat seseorang memiliki kemampuan perencanaan, analisis, penilaian, inovasi, serta penanganan sistematika dan struktural organisasi dan relationship.

2. Kemampuan Decision Maker dipengaruhi lobus frontal yang mengatur pusat koordinasi fungsi analisis. Cara kerja fungsi analisis membuat seseorang memiliki kemampuan merumuskan ide- ide konseptual, menganalisis risiko, mengambil keputusan, dan memecahkan masalah.

3. Kemampuan Operation dipengaruhi lobus parietal yang mengatur pusat koordinasi fungsi motorik. Cara kerja fungsi motorik membuat seseorang mudah melaksanakan tugas- tugas operasional dengan cara mempraktikkan langsung di lapangan yang terkait dengan kebutuhan  ruang gerak yang besar.

4. Kemampuan Komunikasi dipengaruhi lobus temporal yang mengatur pusat koordinasi fungsi pendengaran. Cara kerja fungsi pendengaran membuat seseorang memiliki kepekaan dalam menerima dan menyampaikan informasi dalam bentuk bahasa, bunyi, atau irama. Hal itu akan terasah ketika kita memahami dan menyampaikan informasi kepada pihak lain dalam aspek verbal dan non verbal.

5. Kemampuan adaptasi dipengaruhi lobus occipital yang mengatur pusat koordinasi fungsi penglihatan. Cara kerja fungsi penglihatan membuat seseorang memiliki ketajaman dalam kemampuan mengamati. Dengan demikian, ia bisa mengklasifikasikan adanya perubahan di lingkungan sehingga mampu melakukan adaptasi revolutif maupun reformatif, mudah mengikuti perkembangan tren baru.

Fungsi- fungsi pada bagian cerebral lobe otak  juga memengaruhi jenis karakteristik tipe employee, seperti berikut.

1. Executive

             Tipe individu yang cocok bekerja di bawah sistem struktur organisasi, dengan aturan yang jelas, sistem kerja, job description dan jenjang karier yang berkesinambungan.

2. Self- employee

          Tipe individu  yang cocok  bekerja lepas dengan menghasilkan keahlian spesifik. Biasanya, tipe ini kurang dapat mendelegasikan tugas dan kewenangannya, baik kepada orang lain maupun kepada tim.

3. Bussines owner

           Tipe individu yang membutuhkan kombinasi antara keleluasaan untuk mengatur  sistem dan kebutuhan untuk terjun langsung menjalankan usahanya sambil tetap berhubungan dengan mitra bisnis.

4. Investor

          Tipe individu yang membutuhkan keleluasaan penuh dan ketajaman intuisi. Selain itu, ia juga membutuhkan keputusan- keputusan subjektif yang tidak terikat dengan standar normatif dan pemikiran logis.

Untuk konsultasi Training Motivasi Di Malang, Outbound di Malang, Wisata Malang, Rafting di Songa, Tes Sidik Jari, travel di Malang Jawa Timur yang sesuai dengan kebutuhan tim Anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut:

1. Jl. Jati Murni Dalam No 26 Pejaten Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Mobile: 081 334 664 876

2. Jl. Ketintang 2/18 D Surabaya
Mobile: 0878 599 338 62

3. Jl.Bhima Sakti 16 Malang
No. Telp.  : (0341) 582 032 / (0341) 5425754
Mobile: 0858 5549 4440

Pin BB: 22D90C87

Email dan YM:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *