Cerita Motivasi “JIKA HIDUP TANPA VISI”

Para pendayung sedang mempersiapkan segala peralatan dayungnya untuk menyeberang ke selat. Saat itu juga penonton bersorak sorai untuk mendukung para pendayung. Para pendayung itu pun mulai mendayung dengan penuh semangat.   Semua penonton bersorak kegirangan dan memberi semangat para pendayung. Hal tersebut merupakan memang bisa menjadi tambahan semangat bagi meerka. Tapi tiba-tiba langit mendung dan berkabut, angin bertiup kencang sekali. Pada menit-menit awal, mereka tetap semangat. Tapi semakin lama pulau di seberang tempat finish pun tertutup kabut, para pendayung tidak lagi dapat melihatnya dan angin bertiup kencang sekali. Keadaan ini akhirnya membuat para…continue reading →

Guru yang Tak Berguna

Provider Outbound Malang: Perkembangan berbagai penemuan, ketrampilan dan pengetahuan saat ini tidak mungkin berjalan dengan sendirinya. Selalu ada jasa seseorang yang disebut 'guru' baik secara informal ataupun formal yang mempercepat terjadinya proses pembelajaran, proses transfer pengetahuan dan ketrampilan sehingga bisa menghasilkan lebih banyak penemuan baru. Guru formal seringkali kita dapatkan di lembaga pendidikan formal mulai PG, TK, SD, SMP, SMA dan Universitas. Sedangkan guru informal bisa kita dapatkan di mana saja, misalnya di kampung ada pak tani yang bisa mengajari kita cara bersabar dalam menunggu panen padi, di pasar kita bisa belajar pada…continue reading →

Ayah, Main Yuk….!!!

"Ayah, Adik punya mainan baru..." kata seorang anak kepada Ayahnya yang sibuk di meja kerja. "Maaf, Ayah masih banyak kerjaan ya Nak....sana main sama Ibumu...!" kata sang Ayah tanpa menoleh. "Tap Ibu juga sibuk Yah....lagian kok Ayah sibuk kerja terus sih....kapan mainnya sama Adik...!" sang Anak mulai merajuk. (lebih…)

PENJUAL SANDAL DI TEPI SWALAYAN

Ada bapak tua penjual sandal jepit. mulai pagi sampai malam berjualan di tepi sebuah swalayan. Jarang sekali yang menghampiri, padahal saat itu banyak mahasiswa dan mahasiswi baru yang lalu lalang masuk swalayan membeli sandal jepit sebagai syarat OSPEK. Kenapa ya....? Usut punya usut karena beberapa hal: 1. Harga sandal di pak tua tersebut lebih mahal seribu rupiah 2. Kurang keren beli di pak tua karena tempatnya tidak bonafid 3. Malu lagi kalau ketahuan teman 4. Pak Tua tidak secantik/seganteng kasir di swalayan 5. Dll Kuhampiri pak tua penjual sandal tersebut tapat jam 19.30…continue reading →

KAKEK TUA PENJUAL ROTI BOLU

"Kue-kue....!" Suara tanpa intonasi itu kembali terdengar di samping kost-kostan. Ya...suara yang mengingatkanku pada kakekku di kampung halaman. "Kue enak kue murah....!" Kakek tua itu terus memangggil dengan suaranya yang lemah, menjadikan aku semakin kasihan. Sudah berberapa bulan aku dengarkan suara beliau dan juga 'posturnya': jalan agak menyeret satu kaki, kaleng kue di kalungkan di leher dengan posisi kaleng di depan perut, pakaian agak lusuh, topi agak kusam, dan wajah memelas. "Kek, kuenya berapaan...?" Sambil menyebut harganya dia terbatuk-batuk. SAYA LIHAT KUENYA MASIH SISA BANYAK...."Mulai jam berapa jualan kek...?" tanyaku. "Jam 8 pagi...."…continue reading →
  • 1
  • 2