wali songo , http://tips-indonesia.com, 085755059965Kenalkah anda dengan Bukhara ? Bukhara ini terletak di Semarqand. Seajak dahulu daerah yang disebut Bukhara. Sejak dshulu daerah yang di sebutbukhara. Bukhara ini terletak di samarqand. Sejak dahulu daerah samarqand di kenal sebagai daerah Islam yang menolerkan ulama-ulama besar seperti sajarah hadist terkenal yaitu Imam Bukhari yaitu mashur sebagai pewaris hadist sahih.
Di Samarqand ini adalah seorang ulama besar bernama Syekh jamalludin jumadil kurba, seorang Ahlusunnah bermahzab Syafi’i, beliau mempunyai seorang putra bernama Ibrahim.Karena berasal dari samarqand maka Ibrahim kemudian mendapat tambahan Samarqandi. Orang Jawa sangat sukar mengucapkan Samarqan di maka mereka hanya menyebutnya sebagai Syekh Ibrahim Asmarakandi.
Syekh Ibrahim Asmarkandi ini di perintahkan oleh ayahnya yaitu Syekh Jamalludin Jumadil Kubra untuk berda’wa ke negara-negara Asia.Perintah ini di laksanakan,dan beliau kemudian di ambil menantu oleh raja Cempa, di jodohkan dengan putri raja Cempa yang bernama Dewi Candrawulan. Negeri Cempa ini menurut sebagai ahli sejarah terletak Muangthai. Dari perkawinanya dengan Dewi Candrawulan maka Ibrahim Asmarakandi mendapat dua orang putra yaitu Sayyid Ali Rahmatullah dan Sayyid Ali Murtadho.Sedangkan adik Dewi Candrawulan yang bernama Dewi Dwarawati di peristri oleh Prabu Brawijaya Majapahit. Dan Demikian keduanya adalah keponakan Ratu Majapahit dan tergolong putra bangsawan kerajaan pada waktu itu mendapat gelar Rahadian atau Bangsawan atau pangeran kerajaan.  Para Pangeran atau Bangsawan kerajaan pada waktu itu mendapat gelar Rahadian yang artinya Tuanku, dalam proses selanjutnya sebutan ini cukup di persingkat menjadi Raden.tour wali songo di malang
Raja majapahit sangat senang mendapat istri dari negri Cempa yang wajahnya dan kepribadiannnya sangat memikat hati. Sehingga istri-istri lainya di ceraikan, banyak yang di berikan kepada para Adipatinya yang tersebar di seluruh Nusantara. Salah satu contoh adalah istri yang bernama Dewi Kian, seorang putri Cina yang di berikan kepada adipati Ario Damar di Palembang.
Ketika Dewi Kian di ceraikan dan berikan kepada Ario Damar saat itu sedang hamil tiga bulan. Ario Damar tidak di perkenankan menggauli putri Cina itu sampai si jabang bayi terlahir ke dunia. Bayi dari rahim Dewi Kian itulah yang nantinya bernama Raden Hasan atau lebih terkenal dengan nama Raden Patah, salah seorang murid sunan Ampel yang menjadi Raja di Demak Bintoro.asal usul wali songo

sunan ampel , http://tips-indonesia.com, 085755059965
Kerajaan Majapahit sesudah di tinggal Mahapati Gajah Mada dan Prabu Hayam Wuruk mengalami ke munduran drastis. Kerajaan terpecah bela karna terjadinya perang saudara , dan para adipati banyak yang tak loyal lagi kepada keturunan Prabu Hayam Wuruk yaitu Prabu Brawijaya kartabhumi.
Pajak dan upeti kerajaan tak banyak yang sampai ke istana Majapahit. Lebih sering di nikmati oleh para adipati itu sendiri. Hal ini membuat sang Prabu bersedih hati. Lebih-lebih lagi dengan adanya kebiasaan buruk kaum bangsawan dan para pangeran yang suk berpesta pora dan mai judi serta mabuk-mabukan. Prabu Brawijaya sadar betul bila kebiasaan semacam itu di teruskan negara akan menjadi lemah dan jika negara sudah kehilangan kekuatan betapa mudahnya bagi musuh untuk menghancurkan Majapahit Raya.wisata di malang
Ratu Dwarawati, yaitu istri Prabu Brawijaya mengetahui kerisawan hati suaminya. Dengan memberanikan diri dia mengajukan pendapat kepada suaminya. “ saya mempunyai seorang keponakan yang ahli mendidik dalam hal mengatasi kemrosotan budi pekerti,“ kata ratu Dwarawati.
 “ betulkah? “ tanya sang Prabu. “ya, namanya Sayyid Ali Rahmatullah, putra dari kanda Dewi Candra Wulan di negri Cempa. Bila kanda berkenan saya akan minta ramanda di Cempa untuk mendatangi Ali Rahmatullah ke Majapahit ini.“.
“ tentu saja aku merasa senang bila rama Prabu di Cempa bersedia mengirimkan Sayyid Ali Rahmatullah kemajahpahit ini. Kata Raja Brabiwijaya.asal usul sunan gresik
Ke Tanah Jawa
Maka pada suatu hari di berangkatlah utusan dari majapahit ke negri Cempa untuk meminta Sayyid Ali Rahmatullah datang ke majapahit. Kedatang utusan majapahit di sambut gembira oleh raja Cempa, dan Raja Cempa tidak keberatan meleapas cucunya ke majapahit untuk meluaskan pengalamanya.
Ke brangkatan Sayyid Ali Rahmatullah ke tanah jawa tidak sendirian. Ia di temani oleh ayah dan kakaknya. Sebagaimana di sebutastkan di , ayah Sayyid Ali Rahmatullah adalah Syekh  Maulana Ibrahim Asmarakandi dan kakaknya barnama Sayyid Ali Murtadho. Dinduga meraka tidak langsung ke majapahit, melainkan mendarat di Tuban. Tetapi di Tuban,tepatnya di desa Gesikharjo, Syekh Maulana Ibrahim Asmarakandi jatuh sakit dan meninggal dunia, beliau di makamkan d desa tersebut yang masih termasuk kecematan Palang kabepaten Tuban.
 Sayyid Murtadho kemudian meneruskan perjalan , beliau berda’wah keliling ke daerah Nusatenggara, Madura sampai ke Bima. Di sana beliau mendapat sebutan Raja Pandita Bima, dan akhirnya berda’wah di Gersik mendapat sebutan Raden santri, beliau wafat dan di makamkan di Gresik Sayyid Ali Rahmatullah meneruskan perjalana ke maja pahit menghadapi Prabu Brawijaya sesuai permintaan Ratu Dwarawati.

sunan ampel wali songo , http://tips-indonesia.com, 085755059965
Kapal layar yang di tumpanginya mendarat di pelabuhan Cangguh. kedatanganya di sambut dengan suka cita oleh Prabu Kertabumi. Lebih-lebih lagi Ratu Dwarawati bibinya sendiri, wanita itu memeluknya erat-erat, seolah sedang memeluk kakak perempuanya yang berada di istana kerajaan Cempa. Wajah keponakanya itu memang mirip dengan kakak perempuannya nanda Rahmatullah, bersediakah engkau memberikan pelajaran atau mendidik kaum bangsawan dan rakyat majapahit agar mempunyai budi pekerti mulia tanya sang Prabu setellah Sayyid Rahmatullah beristri rahat melepas lelah. dengan sikap yang sopan dan tutur kata halus Sayyid Ali Rahmatullah menjawab.“dengan senang hati gusti Praburu, saya akan berusaha sekuat-kuatnya  untuk mencurahkan kemampuan saya mendidik mereka. “
“ bagus! “ sahud sang Prabu. “bila demikian kau akan ku beri hadiah sebidang tanah berikut bangunanya di surabaya. Di sanalah kau akan mendidik para bangsawan dan pangeran majaphit agar berbudi pekerti mulia. “

“terima saya haturkan gusti Prabu, “ jawab Sayyid Ali Rahmatullah. Di sebutkan dalam literatur bahwa selanjutnya Sayyid Ali Rahmatullah menetap beberapa hari di istana majapahit dan di jodohkan dengan salah satu putri majapahit yang bernama Dewi Candrowati atau Nyai Ageng Manila. Dengan demikian Sayyid Ali Rahmatullah adalah salah seorang pangeran majapahit, karna dia adalah menantu Raja majapahit.
Semenjak Sayyid Ali Rahmatullah di ambil menantu raja Brawijaya maka beliau adalah anggota keluarga kerajaan majapahit atau salah seorang pangeran, para pangeran pada jaman dahulu di tandai dengan nama depa Rahadian atau Raden berarti Tuanku. Selajutnya beliau lebih di kenal dengan sebutan Raden Rahmat.

Untuk konsultasi Training Motivasi Di Malang, Outbound di Malang, Wisata Malang, Travel di Malang dan Hotel di Malang Jatim yang sesuai dengan kebutuhan tim Anda, Silahkan menghubungi office kami untuk informasi lebih lanjut:

1. Jl. Raya Pluit Utara 2B-Muara Karang, Jakarta Utara
Mobile: 081 334 664 876

2. Jl. Purwodadi 2 No. 54B Surabaya
Mobile: 0878 599 338 62

3. Perum Taman Landungsari Indah N1 Malang
No. Telp.  : (0341) 5032699
Mobile: 0858 5549 4440

Pin BB: 5E0C2C45
Facebook : http://facebook.com/outboundmalangraya
Email dan YM:  tips_indonesia2020@yahoo.co.id

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *